Minggu, 19 Maret 2017

Hari Raya St. Yusuf, Suami Santa Maria, Ibadat Pagi

Hari Raya St. Yusuf, Suami Santa Maria
Ibadat Pagi


PEMBUKAAN
P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku.
U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Pembukaan: Ant. Marilah kita menyembah Sabda, yang menjadi manusia lemah. (M.P. Alleluya).

Mazmur 94 (95)
Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.

Ant. Marilah kita menyembah Sabda, yang menjadi manusia lemah. (M.P. Alleluya).

MADAH:
Betapa menggembirakan
Berita yang ditawarkan
Bahwasanya kes'lamatan
Sungguh dianugerahkan

Putra yang dari semula
Lahir di pangkuan Bapa
Kini memilih Maria
Untuk menjadi bundaNya

Maka sahaya sahaja
Yang merasa hina dina
Diangkat menjadi ratu
Yang terberkati selalu

Terpujilah Tuhan Yesus
Yang dikandung peawan kudus
Berkat kuasa Roh suci
Utusan Bapa Surgawi. Amin.

Ant.1: Para gembala segera berangkat, mereka menemukan Maria dan Yusuf serta bayi yang berbaring di palungan. (M.P. Alleluya).

Mazmur 62
Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Ant.1: Para gembala segera berangkat, mereka menemukan Maria dan Yusuf serta bayi yang berbaring di palungan. (M.P. Alleluya).

Ant.2: Yusuf dan Maria, ibu Yesus amat heran akan segala sesuatu yang telah dinyatakan tentang Yesus. Lalu Simmeon memberkati mereka. (M.P. Alleluya).

Dan 3,57-88.56
Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.
(tanpa ‘Kemuliaan’).

Ant.2: Yusuf dan Maria, ibu Yesus amat heran akan segala sesuatu yang telah dinyatakan tentang Yesus. Lalu Simmeon memberkati mereka. (M.P. Alleluya).

Ant.3: Tengah malam Yusuf bangun mengambil anak serta ibuNya dan mengungsi ke Mesir. Di sama mereka menetap sampai Herodes meninggal. (M.P. Alleluya).

Mazmur 149
Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah,*
tugas terhormat bagi umatNya.

Ant.3: Tengah malam Yusuf bangun mengambil anak serta ibuNya dan mengungsi ke Mesir. Di sama mereka menetap sampai Herodes meninggal. (M.P. Alleluya).

BACAAN SINGKAT:
Tuhan Allah, Engkaulah Allah dan sabdaMu benar. Engkau telah menjanjikan anugerah besar kepada hambaMu. Maka berkatilah kiranya keturunan hambaMu, agar tetap tinggal dihadapan hadiratMu. Sebab Engkau, ya Tuhan dan Allah, telah bersabda dan dengan rahmatMu, keturunan hambaMu akan terberkati selama-lamanya.

LAGU SINGKAT:
P: Tuhan melatih dia,* menjadi kepala istanaNya. U: Tuhan. P: Dan pengurus segala harta bendaNya. U: Menjadi kepala istanaNya. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Yusuf tinggal di kota Nazaret, sehingga terpenuhilah sabda nabi-nabi tentang Kristus yang berbunyi: Ia akan disebut orang Nazaret. (M.P. Alleluya).

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Yusuf tinggal di kota Nazaret, sehingga terpenuhilah sabda nabi-nabi tentang Kristus yang berbunyi: Ia akan disebut orang Nazaret. (M.P. Alleluya).

DOA PERMOHONAN:
P: Marilah kita berdoa kepada Tuhan, penyelamat manusia, dan berkata:
U: Hidupkanlah kami dengan kuasaMu, ya Tuhan.

P: Tuhan Allah, Engkau memanggil leluhur kami kepada iman, agar mereka berlaku jujur dan sempurna di hadapanMu,* semoga kami mengikuti jejak mereka dan menjadi sempurna sesuai dengan perintahMu.

P: Engkau memilih santo Yusuf, orang jujur itu, untuk mendidik PuteraMu pada masa mudaNya,* semoga kami mengabdi Kristus dalam saudara-saudara kami.

P: Engkau mempercayakan dunia kepada kami manusia, untuk mendiami dan menguasainya,* semoga kami bekerja giat di dunia ini, sambil memajukan kemuliaanMu.

P: Bapa semua manusia, ingatlah akan karya tanganMu,* dan karuniakanlah kepada semua orang kesempatan bekerja dan taraf hidup yang layak.

Bapa kami.

DOA PENUTUP:
Allah yang mahakuasa, santo Yusuf abdiMu yang setia telah Kauberi tugas menjada keluarga kudus yang menjadi awal keselamatan kami. Semoga berkat doanya GerejaMu selalu berjuang untuk keselamatan manusia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

PENUTUP:
P: Marilah memuji Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.